Tips Mengenalkan Kedisiplinan Pada Si Kecil
21 June 2019
Si kecil sudah memasuki umur 6 bulan? Saatnya mengenalkan tentang arti kedisiplinan ya, Ma. Ini umur yang pas karena Si Kecil sudah mempunyai skill untuk mendengarkan dan mematuhi. Disiplin merupakan perilaku yang akan membawa banyak manfaat dalam hidup. Dan menanamkannya, justru sebaiknya dimulai dari usia sedini mungkin. Berikut 5 tipsnya.

1. Kenalkan Batasannya
Ini yang penting dalam mengenalkan disiplin. Tetapkan mana hal yang boleh dilakukan Si kecil, mana yang tidak boleh. Dalam menjalankannya bukan berarti harus keras lho, Ma. Yang penting tetap tegas dalam memberikan konsekuensi.

2. Konsisten
Batasan dan aturan sudah ditetapkan, selanjutnya tinggal menjalankannya dengan konsisten. Kelihatannya memang mudah, tapi latihan konsisten ini juga merupakan ujian bagi orangtua, bukan hanya Si Kecil. Pastikan juga berbicara dengan Si Papa tentang aturan-aturan yang telah ditetapkan ya.

3. Tetapkan dan Tunjukkan
Pernah dengar istilah “buah tidak jatuh jauh dari pohonnya” kan, Ma? Ini artinya anak adalah cerminan dari orangtuanya. Jadi, apa pun yang kita lakukan itu pula yang akan dilakukan oleh Si Kecil. Begitu juga dengan kedisiplinan, kalau kita mau Si Kecil disiplin mulailah dari kita sendiri.

4. Pujian Bisa Memberi Semangat
Pujian kepada Si Kecil, apabila Ia telah melakukan sesuatu yang sesuai dengan aturan, merupakan bentuk apresiasi kita sebagai orangtua. Dan itu bisa menjadi semangat buat Si Kecil untuk terus melakukan hal-hal disiplin yang telah ditetapkan. Jadi jangan lupa memujinya apabila Ia menjadi “anak baik” ya Ma

5. Pilih Kalimat Positif
Kalimat yang positif dapat menjadi cara yang efektif untuk menerapkan disiplin kepadaSi Kecil. Kata-kata seperti “jangan” atau “tidak boleh” dapat memberikan efek yang negatif kepada Si Kecil. Kecuali memang pada hal-hal yang dianggap berbahaya ya, itu pengecualian. Tapi untuk hal-hal yang umum, kalimat-kalimat negatif bisa diubah untuk hasil yang lebih positif. Misalnya daripada bicara “jangan loncat-loncat di sofa” lebih baik ubah menjadi “Yuk duduk sini, nak”