5 Tips Menyusui Untuk Mama Baru
02 May 2019
Setelah Si Kecil hadir ke dunia, salah satu hal yang ditunggu-tunggu oleh mereka yang baru menjadi mama adalah menyusui Si Kecil. Namun, aktivitas ini tidak semudah yang dibayangkan lho ma, baik dari sisi fisik dan emosional. Berikut adalah 5 tips yang mungkin membantu kelancaran menyusui Si Kecil, khususnya di awal-awal kelahiran

1. Lakukan Di Jam-Jam Pertama Setelah Kelahiran
Sebenarnya ini prosedur awal setelah kelahiran yang akan dilakukan rumah sakit ataupun bidan. Mencoba menyusui Si Kecil segera setelah lahir bisa membantu melepaskan Colostrum yang sangat berguna untuk membentuk sistem kekebalan tubuh Si Kecil. Jangan lupa juga meminta ruangan khusus agar mama bisa mencoba menyusui Si Kecil kapan pun.

2. Konsultasi dengan Dokter Laktasi
Jangan ragu untuk bertanya sebanyak-banyaknya dengan dokter laktasi. Misalnya tentang posisi mulut Si Kecil pada saat menyusui sudah betul atau belum. Rasa tidak nyaman pada saat bayi menyusui memang normal saja, dan kadang memang sedikit sakit. Namun kalau sudah sakit dan sangat mengganggu mungkin posisinya kurang tepat. Tanya ke dokter laktasi bagaimana cara melakukannya dengan benar ya, Ma.

3. Bersiap Dengan Keluarnya ASI
Siap-siap dengan keluarnya ASI di hari ketiga atau keempat setelah Si Kecil lahir. Ini bisa ditandai pada saat payudara mama tiba-tiba ukurannya membesar. Oh iya, jangan lupa juga menyiapkan bra dengan ukuran sedikit lebih besar untuk pulang dari rumah sakit nanti, ya Ma.

4. Selalu Siap Siaga Untuk Menyusui
Siapkan fisik dan mental untuk menyusui Si Kecil setidaknya 8 hingga 12 kali dalam kurun waktu 24 jam ya, Ma. Si Kecil pintar dalam memberikan sinyal-sinyal kalau dia lapar dengan cara: mencari-cari puting mama dan menghisap jarinya. Selalu siap apabila Si Kecil membutuhkannya, ya Ma.

5. Jangan Kenalkan Si Kecil dengan Botol Susu
Sekarang bukan saatnya mengenalkan Si Kecil dengan botol susu, dot dan sejenisnya, setidaknya hingga proses aktivitas menyusui telah berjalan dengan lancar. Gerakan menyusui sangat berbeda dengan aktivitas menyedot ASI dari botol atau dot. Apabila bayi telah dikenalkan dengan dot atau botol, Ia akan bingung dan cenderung akan memilih dot atau botol.