5 Tips Berbicara Kepada Anak Tentang Tragedi
01 March 2019
Saat Si Kecil beranjak besar, Ia akan semakin sadar tentang realita yang terjadi di dunia ini. Bahwa bukan hanya hal-hal baik yang terjadi di dunia ini, namun juga ha-hal yang buruk. Saat kejadian buruk terjadi dan anak bertanya, biasanya orangtua berada di posisi yang canggung untuk membahasnya dengan anak. Bagaimana menjelaskan kejadian yang tidak enak kepada anak namun sekaligus membuat mereka merasa aman dan percaya bahwa semuanya akan baik-baik saja, ini tipsnya, ma.

1. Tunggu Saat Lebih Dewasa
Sebelum memasuki umur 7 tahun, terangkan tentang tragedi kepada mereka hanya pada saat mereka bertanya. Mungkin mereka melihat kejahatan di acara tv yang mereka tonton, atau apa pun, lalu bertanya apa yang terjadi dan lain lain, nah mama atau papa bisa menjelaskan seperlunya. Kenali anak Anda sepenuhnya, dan coba mengerti sejauh mana mereka bisa memahami.

2. Dunia Ini Hitam dan Putih
Ya walaupun sebenarnya, dunia tidak sesederhana itu. Kadang ada hitam, putih dan abu-abu. Namun di usia yang sekecil ini, mereka belum bisa menerima itu. Pada saat ada tragedi atau berita buruk terjadi, sebagai orangtua yang harus kita lakukan adalah berbicara kepada mereka bahwa “Papa dan Mama tidak akan membiarkan ini terjadi dengan kamu” Paling tidak itu akan menenangkan mereka untuk saat ini.

3. Memberikan Pertanyaan
Jangan pernah berasumsi kita sebagai orangtua tahu perasaan mereka. Lebih baik langsung bertanya kepada mereka apa yang terjadi, bagaimana perasaannya? Ada yang ingin diceritakan atau ditanyakan? Ajak mereka bicara, dan yang lebih penting tenangkan mereka.

4. Perasaan Mereka Tidak Pernah Salah
Pada saat mereka melihat atau mendengar tragedi, apakah itu di tv atau melihatnya langsung, pasti langsung menimbulkan reaksi emosional di dalam diri mereka. Ada hal yang akan mereka rasakan. Sebagai orangtua kita wajib berbicara kepada mereka bahwa yang mereka rasakan adalah wajar dan tidak ada yang salah. Jangan pernah bilang “Udah gak pa apa, gitu aja takut” Ingat, tidak ada yang salah dengan apa yang mereka rasakan ya, ma. Yang harus kita lakukan adalah berusaha bagaimana mengatasi rasa takut tersebut.

5. Jadikan Sebagai Pelajaran
Bahkan di kejadian tidak enak atau tragedi pun bisa kita manfaatkan untuk mengajarkan nilai-nilai kebaikan. Misalnya, saat bencana alam terjadi, kita bisa berbicara kepada mereka tentang tolong-menolong, berempati terhadap sesama, melakukan donasi dan lain-lain.