5 Perkembangan Bayi Umur 3 Bulan yang Harus Diperhatikan
10 February 2019
Tidak terasa ya, Ma Si kecil sudah memasuki umur 3 bulan. Di usia ini pasti Ia semakin besar dan semakin aware dengan keadaan sekitar. Jangan lupa, di usia segini Si Kecil juga sudah bisa dikenalkan dengan jadwal dan rutinitas. Kapan saat makan, kapan saat tidur. Ini juga berguna untuk mama agar punya waktu untuk mama sendiri juga. Berikut adalah perkembangan Si Kecil di umur 3 bulan yang harus mama perhatikan

1. Kemampuan Motorik
Di usia sekarang, refleks bayi yang tidak beraturan sudah mulai hilang dan berganti dengan kemampuan motorik yang lebih stabil. Kekuatan leher Si Kecil pasti bertambah. Saat mama atau papa menggendong, pasti kepalanya sudah tidak goyang-goyang lagi dan mampu menopang lehernya. Kabar bagus nih buat papa yang mungkin beberapa bulan kemarin agak takut menggendong Si Kecil, tenang aja. Sekarang Si Kecil sudah kuat kok. Di usia segini pula, mama seharusnya sudah bisa melihat kordinasi antara reflek tangan dan mata.

2. Pola Tidur
Kabar gembira buat mama. Di usia ini sistem sarafnya telah matang dan pencernaanya bisa mengakomodir susu yang lebih banyak. Perubahan ini membuat Si Kecil bisa tidur lebih lama hingga 6 atau 7 jam, yang berarti mama bisa tidur lebih lama juga. Tips kecil nih, ma. Kalau Si Kecil bangun di malam hari, tunggu 30 detik hingga satu menit dulu deh. Kadang Ia akan kembali melanjutukan tidurnya. Ini sekaligus mengajarkan Si Kecil agar bisa kembali tidur dengan sendirinya.

3. Panca Indera
Di usia 3 bulan, pelan-pelan panca inderanya mulai berkembang khususnya pendengaran dan penglihatan. Si Kecil akan menoleh atau tersenyum saat mendengar suara mama dan papa. Mereka pun mulai senang mendengarkan berbagai macam bunyi-bunyian. Barang-barang atau mainan dengan warna yang lebih vibrant tetap akan menarik perhatian mereka karena warna yang kontras akan lebih mudah dilihat. Ia akan mulai mengenali wajah, termasuk menatap dengan intense wajahnya sendiri di depan cermin. Lucu ya, ma

4. Komunikasi
Di usia 3 bulan, Si Kecil bisa dibilang sudah mulai menjadi manusia yang unik. Di tahap ini mereka sudah bisa bereaksi dengan berinteraksi dengan sekelilingnya. Ini adalah bentuk komunikasi yang paling dasar, dimana Ia mulai bisa menganggapi orang-orang sekitar, tersenyum kepada mereka. Dan di tahap ini juga, menangis tidak lagi menjadi satu-satunya bentuk komunikasi mereka dan sudah seharusnya berkurang frekuensinya.

5. Momen Milestone
Setiap mama pasti menunggu-nunggu momen milestone bagi bayinya. Bahkan mama semacam mempunyai checklist mana saja momen-momen milestone Si Kecil yang sudah dicapai. Tapi ingat ya, ma. Setiap bayi berbeda dan momen milestone bukan perlombaan. Jadi jangan terlalu stress apabila bayi belum mendapatkan momen milestonenya. Tapi memang ada momen-momen milestone yang wajib diperhatikan apabila Si Kecil sudah memasuki usia 3 bulan, seperti: merespons suara, mengikuti objek dengan matanya, tersenyum, mencoba meraih objek yang diberikan. Apabila itu belum terlihat pada Si Kecil di umur 3 bulan, mungkin mama bisa berkonsultasi dengan dokter anak.