5 Hal yang Membedakan Kehamilan Kedua dengan yang Pertama
22 December 2018
Kehamilan selalu menjadi momen yang membahagiakan bagi setiap keluarga, khususnya kelahiran pertama. Tanpa terasa mungkin sekarang mama telah masuk ke kehamilan pertama. Ternyata ada hal-hal yang menjadi perbedaan antara kehamilan pertama dengan yang kedua. Berikut adalah kelima hal tersebut.

1. Perut yang Membesar Terlihat Lebih Dini
Di kehamilan pertama perut yang nampak membesar akan terjadi cukup lama. Itu terjadi karena tertutup oleh otot perut. Namun di kehamilan kedua, perut akan cepat terlihat membesar karena biasanya otot perut sudah berkurang. Hamil dua bulan saja bisa terlihat seperti hamil 6 bulan. Tidak apa-apa, ma. Lebih bagus untuk difoto kan?

2. Tidak Terlalu Menyenangkan Layaknya yang Pertama
Ini wajar lho ma, apabila orang-orang di sekitar tidak terlihat terlalu excited dengan berita kehamilan kedua. Ini terjadi karena faktor surprisenya sudah hilang dan berbeda dengan kehamilan pertama. Namun, buat mama, pasti mau kehamilan ke berapa pun pasti akan terasa spesial kan, ma?

3. Lebih Terasa Lelah
Di kehamilan pertama mama pasti bisa punya waktu untuk beristirahat apabila lelah melanda. Namun di kehamilan kedua, waktu tersebut menjadi lebih sedikit karena harus mengurusi Si Kakak. Yang penting selalu jaga kesehatan agar kehamilan tetap lancar ya, ma.

4. Tidak Boros Keperluan Bayi Lagi
Mama pasti ingat momen kehamilan pertama dimana mama dan papa membeli segala macam barang keperluan bayi, terlepas dari akan terpakai atau tidak. Namun di kehamilan kedua, mama pasti sudah tahu barang-barang apa yang memang dibutuhkan, jadi tidak boros membelanjakan yang tidak perlu. Dan lagi, beberapa barang dari kehamilan pertama pasti masih bisa dipakai.

5. Tidak Ada Rencana Metode Persalinan yang Spesifik
Pada waktu kehamilan pertama, sudah pasti mama dan papa melakukan riset metode persalinan apa yang cocok. Mulai dari alami, cesar sampai water birth. Namun biasanya di kehamilan kedua, mama sudah tahu dan mengerti metode persalinan apa yang memang cocok dengan kondisi mama. Jadi menghadapi persalinan, cenderung lebih santai.