Ini Dia 5 Tips Membesarkan Anak yang Suka Membantu
07 December 2018
Impian setiap orangtua adalah mempunyai anak senang membantu orang lain. Walaupun kelihatannya ini adalah skill yang akan berkembang pada saat Ia dewasa, tapi jangan salah lho ma, memulainya bisa dilakukan pada saat Si Kecil masih Balita. Berikut 5 tipsnya.

1. Kenali Tanda Bahwa Ia Telah Siap untuk Membantu
Dari umur sedini mungkin Si Kecil bisa diajarkan untuk mulai membantu. Orangtua yang peka pasti akan mengenali tanda-tandanya. Si Kecil tiba-tiba mengambil sapu lalu menyapu lantai? Atau pun melakukan aktivitas serupa? Itu tanda bahwa Si Kecil sudah bisa diajarkan konsep “membantu” Dan di tahap ini, biarkan saja mereka bebas melakukan itu semua ma. Jangan dilarang, selama tidak membahayakan dirinya sendiri atau orang lain.

2. Puji Usahanya
Saat Si Kecil sudah melakukan aktivitas “membantu” Ia juga butuh pujian untuk membentuk citra diri yang positif lho, ma. Jadi mama jangan ragu-ragu untuk memberikan pujian ya. Mungkin Ia melakukan itu hanya untuk seru-seruan saja, tapi mama harus memuji bahwa yang dilakukannya itu sudah membantu mama “Terima kasih sudah bantuin mama pel lantainya ya, nak”

3. Kenali Si Kecil Pada Kemampuan Mengorganisir
Skill mengorganisir sesuatu termasuk krusial khususnya pada tugas-tugas rumah tangga. Setiap benda, ada tempatnya. Dan setiap tempat, ada bendanya. Si Kecil mungkin belum mengerti sepenuhnya tentang definsi hal tersebut, namun secara konsep, itu adalah hal sederhana yang bisa diperkenalkan. Misalnya: Kalau melihat sampah, tempatnya adalah di tong sampah. Piring kotor, tempatnya di tempat cuci piring dll. Mulai ajarakan SI Kecil tentang kerapihan dan keteraturan.

4. Pilih Tugas Sesuai Umurnya
Nah ini dia, ma. Saatnya memperkenalkan Si Kecil dengan tugas yang akan mengajarinya tentang arti bertanggung jawab. Tapi tetap lakukan dengan cara yang menarik dan jangan sampai menjadi beban buat mereka. Dan sesuaikan tugas dengan umurnya. Misalnya pada saat Si Kecil umur 2 tahun, bisa mulai dengan tugas yang simple seperti menyapu lantai. Saat umurnya bertambah sesuaikan lagi dengan tugas yang lebih besar dan bisa menjadi tantangan buat mereka.

5. Bantu Mereka Mengembangkan Skill untuk Membantu
Anak pasti tidak akan bisa belajar sendirian, ma. Dan siapa lagi yang bisa membantu mereka untuk belajar kalau bukan mama dan papa. Dan di tahap ini penting sekali untuk mama dan papa berada di dekatnya untuk melihat perkembangannya. Apabila mereka terlihat kesusahan melakukan suatu tugas, mama harus memutuskan apakah mama akan membantunya atau membiarkannya agar Ia belajar sesuatu. Selama Ia masih bisa tenang mengerjakannya mungkin mama bisa membiarkannya, tapi apabila mulai terlihat frustasi mungkin mama bisa sedikit membantunya.