Mitos seputar waktu makan dan makanan bayi
13 February 2017
Banyak sekali mitos yang sering kita dengar tentang pemberian MPASI untuk si kecil yang belum tentu kebenarannya. Berikut ini beberapa mitos yang tidak benar tentang pemberian MPASI :

Mitos 1 : Jika bayi sudah terlihat menginginkan makanan, maka boleh diberi makanan walaupun belum berumur 6 bulan.
Menurut para ahli sebelum usia 6 bulan pencernaan bayi belum siap untuk mencerna makanan sehingga dapat mengakibatkan resiko seperti sembelit ataupun alergi makanan.

Mitos 2 : Jika saat makan, si kecil menyembur-nyemburkan makanannya, tandanya ia tidak suka atau makanannya tidak enak. Padahal bayi yang baru belajar makanan mempunyai reflek akibat benda asing masuk ke mulutnya atau mungkin si kecil sudah merasa kenyang.

Mitos 3 : Apabila bayi tidak suka MPASI cukup dengan asi.
Faktanya adalah setelah berusia enam bulan ASI tidak lagi dapat mencukupi 100% kebutuhan gizi dan nutrisi si kecil.Oleh karena itu pemberian MPASI sangat penting untuk membantu perkembangan terutama perkembangan pencernaandan membentuk pola makan si kecil.

Mitos 4 : Apabila si kecil sudah tumbuh gigi sudah boleh makan
Padahal tumbuhnya gigi bukan menjadi tolak ukur dalam memberikan si kecil MPASI. Si kecil harus sudah berusia 6bulan, dan tentunya tekstur makanan dibuat bertahap dari halus hingga ke padat.

Mitos 5 : Bagi bayi yang telah senang memasukan jari tangan ke dalam mulutnya
berarti telah siap mencerna makanan.
Faktanya setiap bayi mengalami fase oral sehingga memasukan benda asing atau jari tangan ke dalam mulutnya akan dialami oleh bayi dan bukan tanda memerlukan makanan pendamping asi.