5 Pertanyaan Sebelum Pisah Kamar dengan Si Kecil
19 June 2020
Anak kecil tidur di kamarnya sendiri dan terpisah dari orang tua mungkin tidak lumrah dilakukan di masyarakat kita ya, Ma. Alasannya bermacam-macam. Mulai dari alasan ketidakpraktisan pada saat Si Kecil bangun malam atau memang tidak punya kamar khusus untuk Si Kecil. Namun praktek ini sebenarnya mempunyai banyak manfaat untuk perkembangan Si Kecil lho, Ma. Berikut adalah 5 pertanyaan sebelum mama dan papa memutuskan untuk “berpisah” dengan Si Kecil.

1. Kamarnya Sudah Siap?
Ini yang paling utama. Kalau memang tidak ada space khusus untuk dijadikan kamar Si Kecil, ya tidak bisa. Setelah kamarnya tersedia, selanjutnya adalah persiapkan kamarnya dengan baik. Yup, bukan cuma Si Kecil yang harus siap berpisah dengan Papa dan Mama, namun tugas kita sebgai orang tua juga memastikan kamar Si Kecil pun telah siap. Faktor keamanan menyangkut kamar Si Kecil steril dari barang-barang yang bisa membahayakan Si Kecil. Sedangkan faktor kenyamanan memastikan semua barang-barang di dalam kamar menunjang untuk Si Kecil berisitrahat dengan nyaman.
 
2. Si Kecil Sudah Bisa Tidur Sendiri?
Tidur dan beristirahat secara mandiri juga merupakan sebuah skill untuk dipelajari Si Kecil lho, Ma. Saat masih tidur dengan mama, Si Kecil pasti lebih mudah untuk beristirahat karena ada mama di sampingnya yang memberikan kenyamanan untuknya. Nah memberikan kenyamanan pada diri sendiri untuk beristirahat ini ada caranya, Ma. Mulai dari mengenalkan rutinitas sebelum tidur untuk membentuk jadwal tidurnya, hingga memiliki barang-barang yang memberikan kenyamanan untuk “menggantikan” mama.

3. Mulai Umur Berapa ya Bisa Tidur Sendiri?
Ini pertanyaan paling basic yang sering ditanyakan. Kira-kira, kapan umur yang tepat untuk Si Kecil mulai tidur sendiri? Jawabannya, sedini mungkin sebenarnya sudah bisa. Namun ini membutuhkan kesiapan mental untuk mama dan Si Kecil. Apakah mama siap “berpisah” dengan Si Kecil? Apakah mama dan papa rela bangun malam dan ke kamar Si Kecil apabila Si Kecil rewel? Yup, jangan berharap Si Kecil bisa langsung pulas hingga pagi ya, Ma. Umur 6-12 bulan mulai bisa dicoba untuk Si Kecil tidur di kamar sendiri, tentu saja tetap dalam penawasan mama dan papa ya.

4. Nilai Apa yang Ingin Mama Tanamkan?
Ini yang paling penting. Pelajaran apa yang ingin mama tanamkan dari keputusan “bepisah” dari Si Kecil. Mungkin kelihatannya simple, hanya berpindah tempat istirahat saja, namun sebenarnya keputusan agar Si Kecil punya kamar sendiri itu banyak nilai-nilai yang bisa kita tanamkan sejak dini. Misalnya nilai kemandirian. Si Kecil dilatih untuk mandiri dengan mencar cara untuk menemukan kenyamanan sendiri. Selain itu, Si Kecil juga diajari tentang ranah pribadi yang suatu saat akan berguna pada saat Ia dewasa nanti.

5. Penunjang Istirahat Si Kecil Sudah Ada?
Orang dewasa beda dengan bayi yang memerlukan kenyamanan ekstra untuk beristirahat. Pastikan mama sudah persiapkan semua di kamarnya. Mulai dari kamar dengan suhu ruangan yang pas. Tempat tidur dengan bahan-bahan yang nyaman, dan yang paling penting popok yang bisa diandalkan agar Si Kecil bisa beristirahat dengan nyaman hingga pagi hari. Untuk hal ini, mama bisa percayakan dengan popok Goon dengan fitur-fitur andalan yang membuat Si Kecil nyaman dalam beristirahat.