5 Hal Tentang ASI dan Menyusui
29 August 2019
Masa menyusui merupakan masa yang paling indah sekaligus penuh tantangan. Benar kan, Ma? Di satu sisi terlihat bahwa menyusui adalah aktivitas yang menyenangkan karena mama bisa bonding dengan Si Kecil, namun di sisi lain kenyataannya tidak seindah di iklan-iklan ibu dan anak karena banyak sekali hambatannya. Berikut adalah 5 hal yang harus diketahui tentang ASI dan menyusui.

1. Menyusui adalah skill, bukan semata insting
Iya, benar ma. Menyusui bukan sebuah aktivitas yang mengandalkan insting dimana setiap ibu pasti langsung bisa. Menyusui adalah sebuah skill yang harus dipelajari dan dikuasai. Bagaimana tekniknya agar bisa menyusui dengan tepat dan efisien, itu kenapa ada dokter laktasi yang bisa memberikan skill yang dibutuhkan para ibu. Insting itu perlu tapi pelajari juga skillnya ya, Ma.

2. Pastikan Si Kecil Menyusu dengan Pas
Para mama yang pernah menyusui pasti pernah mengalami masalah puting susunya lecet. Ini adalah salah satu problem yang paling sering dialami oleh ibu menyusui, khususnya yang pertama kali menyusui. Problem ini terjadi karena posisi Si Kecil yang tidak pas dalam menyusu dan kurang dalam saat mengemut puting susu mama. Pastikan Si Kecil membuka mulut agak lebar agar posisinya di areola payudara mama, bukan pada puting. Di posisi ini, aliran ASI akan lebih lancar dan mengurangi tekanan pada puting yang biasanya mengakibatkan lecet.

3. Menyusui Kapan Pun Si Kecil Minta
Saat pertama Si Kecil lahir, terapkan aturan ini ya, Ma. Berikan ASI kapan pun Ia minta. Asupan ASI yang cukup memastikan kebutuhan Si Kecil akan selalu tercukupi, bukan hanya kebutuhan gizi tapi juga kebutuhan emosional, karena menyusui adalah momen dimana terjadinya ikatan emosional antara mama dan Si Kecil.

4. Coba Eksperimen Posisi Menyusui yang Berbeda
Aktivitas menyusui, walaupun kelihatannya sederhana, tapi variasi posisi menyusuinya bisa bermacam-macam lho, Ma. Penting sekali untuk mencoba berbagai macam posisi untuk mengetahui posisi mana yang paling nyaman untuk Mama dan Si Kecil. Dan bereksperimen dengan berbagai macam posisi juga penting untuk menghindari “macetnya” aliran ASI. Jadi, dicoba-coba ya Ma.

5. Tidur Bersama Si Kecil Mempermudah Menyusui
Tidur malam hari merupakan saat paling lama mama “berpisah” dengan Si Kecil. Membiasakan Si Kecil tidur di boxnya memang bagus sih untuk melatih kemandirian Si Kecil. Namun di masa menyusui, khususnya 3 bulan pertama sepertinya lebih efisien Si Kecil tidur di samping mama. Selain memudahkan proses menyusui pada saat tidur malam hari, mama pun bisa dapat durasi jam tidur sama dengan Si Kecil.