Membentuk Si Kecil yang Mandiri. Ini 5 Tipsnya, Ma
12 October 2018
“Aku bisa sendiri”, “Aku aja, aku aja!” Beberapa kalimat ini mungkin tidak terdengar asing terdengar saat Si Kecil mulai beranjak mandiri. Ia ingin melakukan semuanya sendiri dan seolah-olah ingin menunjukkan kalau ia bisa melakukannya. Walaupun ini adalah awal dari sesuatu yang membanggakan, tapi tak jarang juga Mama khawatir karena merasa Ia belum siap untuk mandiri. Jangan khawatir, ma. Mandiri dan mempelajari skill baru itu penting lho untuk perkembangan pertumbuhan Si Kecil. Yang Mama butuhkan untuk mengawalnya dalam melewati perkembangan itu adalah rasa sabar, perhatian dan percaya pada Si Kecil. Berikut 5 tipsnya.

1. Biarkan Dia Lakukan Sendiri
Resiko yang mama hadapi saat Si Kecil melakukan sesuatunya sendiri adalah prosesnya menjadi lebih lama, ini bisa dimengerti karena Ia masih dalam tahap belajar. Apabila Si Kecil terlihat frustasi. Tahan keinginan mama untuk membantunya, dan biarkan ia berusaha sendiri. Tapi bukan berarti mama tidak bisa menawarkan bantuan lho. Walaupun kemungkinan besar pasti ditolak karena Ia masih berusaha untuk membuktikan dirinya.

2. Pastikan Rumah Aman untuk Si Kecil
Memasuki usia balita, Si Kecil akan melakukan banyak eksplorasi untuk mencoba segala sesuatunya. Insting mama sebagai orangtua biasanya selalu melarang karena bahaya atau kotor. Ini kurang baik untuk perkembangan jiwa mandiri Si Kecil lho, ma. Alternatifnya adalah membuat rumah seaman mungkin jadi Si Kecil bebas melakukan apa yang Ia inginkan dan mama pun tidak khawatir terjadi bahaya.

3. Berikan Si Kecil Memilih
Bisa memutuskan sesuatu adalah salah satu tahap dalam proses belajar mandiri. Berikan Si Kecil kebebasan untuk memilih. Contoh, daripada menawarkan “mau sarapan apa?” Berikan dia pilihan agar Ia bisa memutuskan, misalnya “Mau sarapan bubur ayam atau roti?” Pastikan apa pun pilihan mereka, mama tetap menghargainya ya ma.

4. Berikan Tugas yang Sesuai Dengan Umurnya
Berikan contoh pada Si Kecil untuk mulai mengurus dirinya sendiri dan barang-barang miliknya dengan cara menugaskan mereka hal-hal yang sesuai dengan usianya. Misalnya meletakkan pakaian kotor mereka di tempatnya, merapihkan sendiri tempat tidurnya, merapihkan koleksi mainannya dan lain-lain

5. Menyemangati Mereka Melakukan Sesuatu yang Sedikit Beresiko
Mencoba hal yang baru kadang menyeramkan karena kita belum mempunyai pengalaman akan hal tersebut. Apalagi jika itu dilakukan oleh Si Kecil, tapi itu penting untuk membangun jiwa kemandirian mereka. Misalnya, semangati mereka untuk mencoba permainan baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya, tapi jangan lupa untuk tetap berada di belakang mereka agar mereka tetap merasa aman.