5 Masalah Tidur Pada Si Kecil Dan Cara Mengatasinya
22 July 2018
Sudah menjadi rahasia umum bahwa masalah tidur merupakan hal yang pasti dialami anak mulai dari bayi, balita dan mungkin baru akan selesai pada saat mereka beranjak remaja. Walaupun tidak bisa dipukul rata bahwa semua anak akan mengalami masalah tidur, tapi bisa dibilang sebagian besar mempunyai masalah yang sama. Berikut adalah 5 masalah yang menyangkut tidur yang sering ditemui pada anak.

1. Bangun dari Tempat Tidur
Masalah ini biasanya terjadi pada saat Si Kecil telah beranjak balita. Mama pasti mengalami saat hendak menidurkan anak, setelah selesai dengan semua rutinitas sebelum tidur, tidak lama setelah itu Si Kecil pun bangun dari tempat tidur lagi. Apakah itu untuk bermain di tempat tidur ataupun melakukan hal lainnya. Yang harus mama lakukan pada saat itu terjadi adalah dengan tenang mengajaknya untuk kembali ke tempat tidur. Ingat, jangan tunjukkan wajah marah atau kesal ya, Ma. Kalau mereka melihat reaksi itu, kemungkinan besar mereka akan mengulangi perilaku itu lagi. SIkapi dengan tenang dan biasa saja.

2. Efek transisi perubahan jadwal tidur siang
Pada saat bayi, Si Kecil bisa tidur siang hingga 2 kali dalam sehari. Pada saat balita biasanya mereka sudah tidak ada kebutuhan untuk tidur siang lagi. Transisi ini biasanya memberikan efek pada saat tidur malam. Mulai dari cranky hingga drama yang berlebihan. Untuk mengatasi hal ini pastikan pada saat siang hari, sempatkan tidur siang ya ma walau cuma sebentar. Dan pastikan menjelang sore dan malam aktivitas Si Kecil tidak terlalu berat yang akan menyebabkan mereka terlalu lelah untuk tidur.

3. Menunda Tidur
Tidak bisa dipungkiri bahwa tidur merupakan bukan kebutuhan utama lagi untuk Si kecil walaupun mereka masih sangat membutuhkannya untuk masa pertumbuhan. Masalah yang terjadi pada saat hendak tidur biasanya adalah Si Kecil yang mencoba menunda waktu tidur. “Baca satu buku cerita lagi, dong Ma”, atau “Ma, aku mau minum susu dulu” atau berbagai macam alasan lainnya. Walaupun ini cukup menjengkelkan, tapi ini masalah yang biasa kok. Yang mama harus lakukan sebenarnya adalah, punya jadwal yang fix kapan Si Kecil harus tidur. Jadi pada saat masuk waktu tersebut, tidak ada alasan lagi untuk menunda waktu tidur.

4. Tidak Ingin Berpisah
Di masa-masa ini hubungan kedekatan mama dan Si Kecil memang sedang berada dalam tahap yang sangat intim. Dan waktu tidur mau tidak mau akan memisahkan antara mama dan Si Kecil. Khususnya bagi Si Kecil, ini akan menimbulkan kegelisahan yang akan menganggu waktu tidurnya. Oleh karena itu sebelum tidur pastikan mama menenangkan Si Kecil ya. Lakukan semua rutinitas sebelum tidur, dan kadang membicarakan rencana untuk esok hari dengan Si Kecil bisa sedikit menenangkannya karena Ia tidak sabar untuk berjumpa kembali esok hari.

5. Mimpi buruk
Mimpi buruk merupakan hal biasa yang juga dialami oleh orang dewasa. Namun untuk Si Kecil, pengalaman ini bisa menjadi hal yang cukup menyeramkan. Mimpi buruk bisa terjadi karena faktor psikologis, namun bisa juga karena hal lain misalnya kebersihan dan kenyamanan sebelum tidur. Tidur yang gelisah karena ketidaknyamanan bisa juga menyebabkan mimpi yang buruk. Oleh karena itu penting sekali buat mama agar memberikan kenyamanan pada Si kecil. Pakaikan baju tidur yang bersih, rapikan tempat tidur, redupkan lampu. Untuk Si Kecil yang masih pakai popok, penting juga untuk mengenakan popok seperti GOON yang sudah terbukti kenyamanannya karena dilengkapi dengan berbagai macam fitur yang bisa menjaga Si Kecil tetap nyaman hingga pagi hari.