Tips Melatih Anak Berjalan
24 October 2016
Saat si kecil sudah memasuki usia 8-9 bulan, kemampuan motoriknya sudah sangat meningkat. Diawali dengan merangkak, kemudia berdiri dan merambat, kemudian tiba waktunya si kecil untuk belajar berjalan. Minggu ini kita akan membahas tips dan hal yang yang perlu mama perhatikan saat akan melatih si kecil berjalan. Mari kita simak ma,

Buat suasana yang aman dan nyaman untuk si kecil
Pertama kali ketika sedang mengajarkansi kecil berjalan, seringkali mama merasakan ketakutan dan kekhawatiran kalau anaknya terjatuh. Hal yang harus mama lakukan adalah buatlah rasa percaya diri pada si kecil sehingga tidak menghambat kemampuannya dalam berjalan. Mama juga bisa memasang karpet yang tidak terlalu keras dan tidak pula terlalu lunak sehingga mudah dalam belajar berjalan, hindari pula benda benda yang akan beresiko membuat si kecil  terluka.

Pegang tangan.  
Beri anak kesempatan untuk berjalan dengan salah satu atau kedua tangannya sambil memegang tangan Anda dalam jarak dekat. Kegiatan ini mungkin saja melelahkan, tapi
kuatkan diri untuk melakukannya agar anak semakin percaya diri untuk berjalan.

Perhatikan sandal atau sepatu yang anak gunakan
Ketika melatih anak anda belajar berjalan, perhatikan sandal atau sepatu yang digunakan.jangan sampai menghambat dalam proses belajar anak anda. Ketika sedang belajar berjalan, pilihlah sepatu atau sandal yang mempunyai dasar sol yang datar, lembut dan ringan sehingga mampu merangsang berjalan dengan baik dan leluasa. Sesekali ijinkan anak berjalan tanpa alas kaki di rumput untuk membantu merangsang saraf di kakinya.

Bermain Mendorong.
Pada usia ini si kecil biasanya sangat senang mendorong-dorong benda. Berikan anak mainan yang dapat didorong sebagai alat bantu si kecil belajar berjalan, namun tetap pastikan keamanan si kecil ya ma.

Hindari menggunakan Baby walker
Mama tidak disarankan melatih anak belajar berjalan menggunakan baby walker karena meningkatkan resiko kecelakaan pada bayi. Selain itu juga dapat  dapat menganggu perkembangan otot-otot kaki, seperti telapak kaki anak tidak menapak dengan baik, cenderung jinjit.