Cara Mengetahui Waktu Ganti Popok
24 November 2021

Terkadang, mama dengan percaya diri mengganti popok si Kecil saat sudah 3 jam pemakaian. Ternyata, popok tersebut masih kering sehingga menjadi boros dalam menggunakan popok sekali pakai. Wajarnya, ganti popok dapat dilakukan 3-4 jam sekali dengan mempertimbangkan lamanya popok sekali pakai menempel pada kulit si Kecil sehingga menjadi lembap karena terkena keringat walau belum basah.

Bagaimana cara mengetahui saatnya waktu mengganti popok bayi? Supaya mama tak merasa boros.

1. Cek apakah si Kecil merasa gelisah dan terbangun karena popok penuh

Saat si Kecil tidur dengan lelap, apa bila tiba-tiba terbangun bisa jadi ini saatnya ganti popok si Kecil. Biasanya, bagian bawah tubuhnya sudah terasa lembap dan lengket sehingga si Kecil merasa tidak nyaman dan sebab itu meminta untuk digantikan popok.

2. Cium tubuh si kecil apa ada bau pesing

Apabila saat kita mencium atau tercium bau pesing pada bagian pantat bayi, segeralah ganti popok.  Dikarenakan popok si Kecil sudah mulai penuh dengan air seni dan sudah sangat basah pada kulit.

3. Sehabis Pup

Biasanya si Kecil saat ingin pup menunjukan ekspresi mengedan dan menjadi merah bahkan dia menjadi terdiam. Kalau sudah begini, mama tinggal tunggu aja si kecil selesai dan biasanya apa bila sudah selesai si kecil bakal ceria kembali dan mama segera mengganti popok si kecil.

4. Kadar ketebalan Popok

Hal yang sering dilakukan saat mengetahui waktu ganti popok ialah dengan menyentuhnya. Bila terasa sudah menebal dan sedikit kenyal serta berat. Itu tandanya popok si Kecil menampung air terlalu banyak atau sudah penuh. Segeralah mama menggantinya.

5. Celana si Kecil terlihat besar

Hal ini hampir sama dengan faktor ketebalan popok dan dapat dilihat dengan mata. Kalau celana yang si Kecil pakai terlihat tebal dan sempitm bisa jadi karena popok sudah penuh disertai bau pesing pada celana. Segeralah ganti popok si Kecil apa bila melihat indikasi ini.

Sebagai catatan, menurut Dr. Ari Brown, penulis buku Baby 411: Clear Answers and Smart Advice for Your Baby's First Year,  kandungan asam pada feses bayi bisa mengiritasi kulit, sehingga perlu diganti secepatnya begitu bayi bangun tidur. Yang lebih parah, hal itu bisa memicu infeksi kandung kemih pada bayi perempuan.

Sumber: community.theasianparent.com