Benarkah Makanan Ini Bisa Menggugurkan Kandungan? Fakta vs. Mitos!

02-06-2024

Benarkah Makanan Ini Bisa Menggugurkan Kandungan? Fakta vs. Mitos!

Halo, Moms-to-be! Adakah yang pernah mendengar bahwa ibu hamil tidak boleh mengonsumsi beberapa makanan tertentu? Ketika perempuan mengetahui dirinya hamil, dia selalu waspada terhadap hal-hal yang harus dihindari yang dapat menyebabkan keguguran, salah satunya adalah makanan.

Namun, penting untuk mengetahui apakah memang benar ada beberapa makanan yang dapat menyebabkan keguguran ataupun makanan yang dilarang setelah keguguran? Mari kita telusuri faktanya!
 

Fakta vs. Mitos 1: Buah Nanas

Sayangnya, ini adalah fakta. Buah nanas adalah salah satu penyebab umum keguguran karena mengandung bromelain, yang dapat mengendurkan otot rahim dan menyebabkan persalinan dini. Jadi, jangan memakan jus atau buah nanas selama kehamilan sampai direkomendasikan oleh dokter ya, Moms.
 

Fakta vs. Mitos 2: Kepiting

Faktanya, walau kepiting kaya akan kalsium, tetapi makanan ini juga memiliki kadar kolesterol yang tinggi. Hal ini bisa menyebabkan penyusutan rahim yang berisiko menyebabkan pendarahan internal serta potensi keguguran. Maka dari itu, meskipun rasanya lezat, disarankan agar Moms menghindari konsumsi kepiting selama masa kehamilan, ya.
 

Fakta vs. Mitos 3: Telur Mentah

Telur yang dianggap sebagai sumber protein yang baik ternyata bisa merugikan ibu hamil jika dimakan mentah. Oleh karena itu, mayones, souffle, dan mousse yang dibuat dengan telur mentah sebaiknya dihindari karena mengandung bakteri salmonella yang berbahaya bagi kandungan. Hal ini juga menjadikan telur mentah menjadi makanan yang dilarang setelah keguguran, Moms.
 

Fakta vs. Mitos 4: Susu yang Tidak Dipasteurisasi

Sebaiknya Moms berhati-hati terhadap produk susu yang tidak dipasteurisasi seperti susu, mozzarella atau keju feta karena mengandung bakteri berbahaya, yaitu listeria. Hal ini dapat menyebabkan keracunan makanan maupun komplikasi bagi ibu hamil dan janin. Jadi, disarankan untuk selalu mengonsumsi produk susu pasteurisasi selama kehamilan.
 

Fakta vs. Mitos 5: Sayuran yang Tidak Dicuci dan Tidak Dikupas

Toxoplasma gondii, parasit umum penyebab toksoplasmosis, dapat ditemukan pada sayuran mentah atau tidak dicuci. Ada kemungkinan ibu hamil yang terinfeksi dapat menularkan penyakitnya kepada janin yang dikandungnya. Pastikan untuk selalu merendam sayuran dalam air garam bersih dan mencucinya dengan air mengalir sebelum dimakan ya, Moms.
 

Jadi, tidak dapat disangkal bahwa beberapa makanan memang mempunyai potensi risiko terhadap kehamilan, namun kunci dari kehamilan yang sehat terletak pada pengambilan keputusan yang tepat. Semua ibu hamil disarankan untuk berhati-hati dan berkonsultasi pada dokter kandungan atau ahli gizi terkait makanan yang boleh dikonsumsi.