Menjadi Mama yang bahagia
03 April 2017
Menjadi mama tidak pernah bukanlah perkerjaan paruh waktu, 24 jam sehari, 7hari seminggu tanpa jeda. Sering kali mama merasa tertekan karena merasa belum cukup menjadi mama yang baik. Padahal, anak-anak yang bahagia datang dari mama yang bahagia pula. Berikut ini beberapa tips agar mama tetap menjadi mama yang  bahagia :

-    Berhenti membandingkan.
Setiap anak istimewa, dan tidak sama dengan anak yang lain. Begitu pula mama, semua memiliki cara yang berbeda namun bertujuan memberikan yang terbaik untuk keluarga. Jadi berhenti membandingkan ya ma, karena kita istimewa.

-    Berhenti mencoba menjadi orang tua sempurna.
Tidak ada orang tua yang sempurna, yang ada adalah orang tua yang selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anaknya, jadi apapun pilihan kita percayalah bahwa yang terbaik untuk keluarga

-    Jangan lupa bersyukur dan berfikir positif
Rumah yang berantakan dengan mainan dan selalu ramai, adalah tanda bahwa anak-anak kita tumbuh aktif dan sehat, jadi tidak perlu terobsesi membuat rumah selalu bersih dan rapi ya ma. Bersyukur dan berpikir positif karena masa kecil buah hati tidak akan berlangsung lama.

-    Berdiskusi dengan suami dan si kecil
Tugas mengasuh dan mendidik anak bukan hanya milik mama, namun juga kewajiban papa. Bicarakan selalu dengan suami ya ma, agar mama tidak merasa sendiri. Berdiskusi dengan si kecil juga bisa membuat mama merasa rileks, walau hanya hal-hal sederhana seperti akan makan apa hari ini, atau kegiatan bersama apa yang akan dilakukan

-    Perhatikan diri sendiri.
Seringnya kita sebagai mama menempatkan diri sendiri di prioritas paling akhir, tetapi jangan sampai lupa untuk memerhatikan diri sendiri, ya ma. Pergi ke salon sesekali atau ngopi cantik bersama sahabat bisa merecharge energy positif agar tetap menjadi mama yang bahagia. Atau berlama-lama mandi dengan tenang juga sudah cukup ya ma.